waktunya untuk berlari
ya, aku yakin ini saatnya
aku tak boleh terlalu lama diam dan menepi
masih banyak mimpi dan harapan indah yang harus ku raih
walau tak jarang aku terjatuh dan tak jarang pula aku terluka
tapi lebih baik begitu
karena aku akan terus berlari
agar aku sampai pada suatu tempat yang aku sebut "taman mimpi"
taman yang dibuat, hanya untuk orang2 yang ingin menjadikan nyata semua mimpi dan harapan
ya, semua.. termasuk aku, kamu, kita dan mereka
aku terus berlari dan menatap ke depan dan mungkin hanya sesekali aku menengok ke belakang
Dan semua luka dan tangis yang pernah ku lalui akan selalu aku kenang sebagai penghias senyumku di saat aku telah sampai di taman mimpi
Rabu, 06 Juli 2011
Hujan Tanpa Awan
Saat kau memintaku untuk mengenalmu lebih dalam, iya aku terima.
Aku pun belajar untuk memahamai dan mengenalmu hingga akhirnya aku menyayangimu.
waktu yang bergulir membawaku terlarut dalam pelukmu.
Ketika kau pergi dan memintaku untuk melupakanmu.
Aku mencoba untuk melakukannya, menghapus semua memori tentangmu.. tentang kita
waktu terus berlalu dan aku pun terus mencoba melupakan
ketika kau datang dan memintaku kembali
aku tersenyum dan bahagia, layaknya seekor burung yang terlepas dari belenggu sangkar
kau hadir dan perlahan membuatku percaya bahwa cinta itu nyata
ketika semua perlahan-lahan kembali dan berjalan seperti mimpi-mimpiku
kau pergi dan memintaku untuk melupakanmu kembali
mengubur semua cerita dan menjadikan itu hanya sebuah moment yang hanya bisa aku ingat
Iya, aku mencoba mengerti dan memahami walau dengan airmata
Aku tak pernah terluka olehmu
Aku tak bisa membencimu
Aku terus meninggikanmu
Aku selalu menyayangimu
Kenapa kau datang dan pergi begitu saja?
Kini aku pun belajar ikhlas, jika semua benar2 tak pernah kembali dalam nyataku
Aku pun belajar untuk memahamai dan mengenalmu hingga akhirnya aku menyayangimu.
waktu yang bergulir membawaku terlarut dalam pelukmu.
Ketika kau pergi dan memintaku untuk melupakanmu.
Aku mencoba untuk melakukannya, menghapus semua memori tentangmu.. tentang kita
waktu terus berlalu dan aku pun terus mencoba melupakan
ketika kau datang dan memintaku kembali
aku tersenyum dan bahagia, layaknya seekor burung yang terlepas dari belenggu sangkar
kau hadir dan perlahan membuatku percaya bahwa cinta itu nyata
ketika semua perlahan-lahan kembali dan berjalan seperti mimpi-mimpiku
kau pergi dan memintaku untuk melupakanmu kembali
mengubur semua cerita dan menjadikan itu hanya sebuah moment yang hanya bisa aku ingat
Iya, aku mencoba mengerti dan memahami walau dengan airmata
Aku tak pernah terluka olehmu
Aku tak bisa membencimu
Aku terus meninggikanmu
Aku selalu menyayangimu
Kenapa kau datang dan pergi begitu saja?
Kini aku pun belajar ikhlas, jika semua benar2 tak pernah kembali dalam nyataku
Kamis, 09 Juni 2011
Wanna Die?
Kematian?
Iya, suatu saat kita pasti mati. Hal ini sesuai dengan firman Allah :
Tiap-tiap diri akan merasai mati dan Kami menguji kamu dengan kesusahan dan kesenangan sebagai cobaan. Dan kepada Kamilah kamu semuanya kembali (Al-Anbiya)
Setiap yang hidup pasti mati, tapi kita tidak pernah tau kapan kita mati. Terkadang aku merasa waktu ku ga lama lagi tinggal di dunia. Saat ku memandang ke arah orang-orang yang ku sayangi dan ada disamping ku, dalam hati berkata "Ya Allah, inikah saat terakhirku bersama mereka?"
Terkadang saat aku hendak menutup mata untuk tertidur di malam hari, aku merasakan ketakutan yang sama. Sampai-sampai aku memilih untu tidak tidur. Ya Allah segitu pengecutnya aku untuk menghadapi kematian yang setiap saat bisa datang. Apa ini berarti aku belum siap untuk mati?
Hati ini berkali-kali pernah berontak "Ya Allah jika hidupku di dunia hanya untuk menyakiti dan merepotkan oranglain, kenapa tak KAU cabut saja nyawaku secepatnya?" astaghfirullah, mungkin saat itu setan berhasil menghasutku untuk berkata yang tidak-tidak.
Allah selalu mengasihi hamba'Y, DIA tidak mungkin menciptakan manusia tanpa kelebihan untuk bisa berguna bagi oranglain. Walaupun di sisi lain manusia mempunyai kekurangan, tapi semua itu bisa tertutupi dengan ribuan cara yang dihasilkan oleh akal.
Dalam firman di atas oun Allah menyebutkan bahwa kesusahan dan kesenangan sebagai cobaan. Iya, bukan berarti orang miskin adalah orang yang sedang dicoba oleh Allah. Sesungguhnya, mereka yang hartanya lebih juga sedang di uji.
- Untuk apa harta yang ada mereka gunakan?
- Masihkah mereka mengingat kerabat ketika mencapai kesuksesan?
- Bisakah mereka menyadari bahwa kekayaan itu hanya titipan Allah?
- Dan sebagainya.
Intinya, mungkin setiap orang takut mati dan itu wajar menurutku. Aku sendiri takut ketika terbangun dari tidurm ternyata apa yang kulihat berbeda dengan pemandangan-pemandangan sebelumnya.
Tapi kita memang disiapkan untuk mati, kehidupan akhiratlah yang sesungguhnya abadi. Dunia ini hanya sebagi pencarian bekal kita menuju akhirat. Lakukan yang terbaik untuk orang yang anda sayangi sekarang juga. Dan jangan pula mengira bahwa orang yang miskin adalah orang yang tidak beruntung. Karena orang yang paling beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin.
My Note
Tetap tersenyum meski hati terluka, hanya karena kamu ingin orang lain bahagia, itu KEKUATAN sesungguhnya
Jika semua yang kita inginkan bisa dengan mudah kita dapatkan, lalu kapan kita belajar sabar dan ikhlas???
Mencintai dan dicintai itu hak seseorang, kita tidak berhak untuk membatasinya. Berikan yang terbaik untuk orang yang kita cintai meski dia hanya memberikan luka. Karena saat kita mencintai seseorang dengan tulus, saat itulah kita hanya ingin melihatnya bahagia.
dan ketika kita dicintai, maka hargailah cinta yang datang. Karena kita tidak pernah tau rencana Tuhan yang Maha pembolak-balik hati
share aja ^_^





